Strategi Jurnal Penghapusan Piutang dan Tujuannya dalam Dunia Bisnis

22 Januari 2026 oleh
Strategi Jurnal Penghapusan Piutang dan Tujuannya dalam Dunia Bisnis
Ayub Widiarko


Dalam dunia bisnis khususnya akuntansi, strategi jurnal penghapusan piutang (write-off) adalah langkah penting dalam manajemen piutang usaha. Strategi yang tepat adalah yang menjaga tingkat keakuratan laporan keuangan.

Selain itu, menggunakan strategi yang tepat juga membantu perusahaan mengelola risiko kredit dengan efektif. Dalam praktiknya, penghapusan piutang dicatat dalam jurnal akuntansi. Contohnya perusahaan mencatat biaya piutang tidak tertagih sebagai pengurang laba dan menghapus piutang dari neraca dalam metode direct write-off.


Pengertian dan Strategi Jurnal Penghapusan Piutang

Strategi jurnal penghapusan piutang adalah proses menghapus akun piutang yang dianggap tidak bisa tertagih dari buku besar perusahaan. Proses ini dilakukan setelah berbagai upaya penagihan diupayakan namun hasilnya nihil. Contohnya ketika pelanggan bangkrut atau menolak membayar hutangnya. 


Agar penghapusan piutang efektif dan sesuai dengan standar akuntansi, berikut adalah beberapa strategi yang bisa diterapkan:

1. Menetapkan Kebijakan Penghapusan yang Jelas

Perusahaan harus memiliki pedoman formal yang mengatur kapan dan bagaimana piutang dihapus. Pedoman ini mencakup umur piutang tertentu contohnya 90 hari lewat jatuh tempo, bukti usaha penagihan, dan persetujuan manajemen. Kebijakan ini dapat membantu menjaga konsistensi perusahaan dan menghindari keputusan yang subjektif. 

2. Meninjau Piutang Secara Berkala

Meninjau hutang secara berkala terhadap aging report piutang sangat penting. Dengan menganalisis akun yang sudah lama menunggak, perusahaan bisa menentukan dan mempertimbangkan piutang mana yang layak dihapus dan mana yang masih berpotensi dibayar. 

3. Dokumentasi yang Lengkap

Setiap penghapusan piutang harus didukung dengan dokumentasi yang lengkap, termasuk bukti bahwa upaya penagihan sudah dilakukan, alasan penghapusan, dan persetujuan dari pihak berwenang. Catatan ini penting untuk audit secara internal dan eksternal, termasuk kepatuhan pajak. 

4. Menggunakan Sistem Otomasi Akuntansi

Teknologi otomasi seperti ERP (Enterprise Resource Planning) dapat membantu mengidentifikasi piutang yang berisiko lebih cepat. ERP juga bisa membantu membuat proses jurnal penghapusan lebih efisien. 

Sistem akuntansi modern dalam ERP bahkan bisa menandai piutang yang sudah lama tidak tertagih dan menyarankan penghapusan secara otomatis. 


Tujuan Jurnal Penghapusan Piutang

Mengapa perusahaan perlu melakukan strategi jurnal penghapusan piutang? Berikut ini adalah beberapa tujuan utamanya:

1. Menyajikan Laporan Keuangan yang Lebih Akurat

Tujuan utama penghapusan piutang adalah memastikan neraca dan laporan laba rugi menggambarkan nilai yang realistis dari piutang yang dapat ditagih. Piutang yang sudah pasti tidak tertagih harus segera dihapus agar tidak menggelembungkan aset perusahaan. 

2. Mengelola Risiko Kredit Perusahaan 

Dengan menyingkirkan piutang yang tidak tertagih dengan tepat waktu, perusahaan bisa lebih fokus pada piutang yang masih berpotensi dibayar. Perusahaan juga dapat melakukan evaluasi risiko kredit pelanggan dengan lebih baik. 

3. Membantu Meningkatkan Efisiensi Operasional

Mengalokasikan waktu dan sumber daya untuk menagih piutang yang jelas-jelas tidak tertagih merupakan pemborosan. Penghapusan piutang akan membantu perusahaan mengarahkan usaha penagihan ke akun yang berpeluang berhasil. 

4. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Internasional 

Penghapusan piutang yang tepat sesuai dengan standar akuntansi internasional. Misalnya standar akuntansi GAAP atau IFRS yang membantu perusahaan tetap mematuhi aturan pelaporan keuangan yang berlaku. 


Strategi jurnal penghapusan piutang dan tujuannya sangat penting dipahami dalam manajemen keuangan perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas dan penggunaan teknologi otomasi seperti ERP, perusahaan dapat menjaga kesehatan laporan keuangan dan fokus pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. 


Share post ini
Arsip