Manajemen Persediaan: Pengertian, Fungsi, dan Metodenya dalam Proses Bisnis

July 14, 2025 by
Manajemen Persediaan: Pengertian, Fungsi, dan Metodenya dalam Proses Bisnis
Ayub Widiarko


Manajemen persediaan termasuk ke dalam hal yang penting dari kesuksesan operasional bisnis. Oleh karena itu, penting untuk memahami manajemen yang baik di bidang persediaan untuk kelancaran proses bisnis. Tidak jarang dalam proses bisnis ada kalanya terjadi kendala, seperti kehabisan stok barang di tengah permintaan yang meningkat, atau barang sulit terjual dan mengakibatkan gudang penuh. Karena itulah, penting untuk mengatur manajemen yang baik dalam persediaan.


Pengertian Man​ajemen Persediaan

Dikutip dari buku Pengantar Manajemen Logistik, Jose Beno, S.ST., M.Si, (2024:24), manajemen persediaan merupakan divisi dalam perusahaan yang mengelola persediaan barang. Hal ini juga mencakup akurasi pencatatan persediaan barang. Divisu ini berfungsi untuk menjaga dan mengatur persediaan yang dimiliki oleh perusahaan. Beberapa aktivitas yang dilakukan dalam bagian ini mulai dari cara memperoleh persediaan, menyimpan, hingga persediaan tersebut dimanfaatkan.

Persediaan yang ada dalam perusahaan ini bisa memiliki arti yang beragam. Bisa berupa bahan baku, bahan pembantu, barang dalam proses, barang jadi, hingga suku cadang. Dengan jumlah yang banyak, maka penting untuk mengaturnya dengan baik melalui manajemen di bagian persediaan.


Fungsi Manajemen Persediaan 

Seperti yang diketahui, keberadaan manajemen persediaan memiliki fungsi yang sangat penting bagi suatu proses bisnis dalam perusahaan. Sebab, fungsi dari bagian ini cukup beragam. Adapun fungsi dari manajemen persediaan adalah sebagai berikut: 

  1. Mengantisipasi terjadinya kekurangan persediaan.
  2. Mengantisipasi pesanan persediaan yang tidak sesuai kebutuhan.
  3. Berjaga-jaga apabila persediaan yang dibutuhkan tidak ada di pasaran.
  4. Menjamin kelancaran proses produksi.


Metode dalam Manajemen Persediaan

Dikutip dari Buku Ajar Manajemen Operasi 1, Siti Rochmah, (2022:148), berikut adalah lima metode yang biasa digunakan oleh perusahaan untuk mengelola persediaan. 


1. Metode Economic Order Quantity (EOQ)

Biasa disebut dengan metode kuantitas pesanan ekonomi, metode EOQ dilakukan dengan cara membeli persediaan sesuai dengan pesanan yang diterima. Saat perusahaan mendapatkan pesanan, maka baru ditentukan jumlah serta spesifikasi yang diperlukan.

2. Metode (Material Requirement Planning (MRP)

Dikenal dengan metode perencanaan kebutuhan material, metode MRP adalah metode pengendalian serta perencanaan persediaan untuk menjamin bahan baku tetap selalu tersedia. Dalam metode ini dilakukan beberapa perencanaan, seperti penjadwalan pembelian hingga waktu pengiriman bahan baku.

3. Metode Just in Time (JIT)

Istilah lain dari metode JIT adalah metode tepat waktu. Hal ini memungkinkan perusahaan sebisa mungkin tidak memiliki persediaan, sehingga perusahaan diusahakan memiliki persediaan mendekati nol. Perusahaan hanya akan mengusahakan membeli persediaan saat dibutuhkan.

4. Metode Analisa ABC

Metode analisa ABC dilakukan dengan penggolongan persediaan yang dasar penggolongan tersebut adalah nilai serta persediaan. Nantinya setiap item akan diberikan label sesuai kelasnya masing-masing.

5. Metode Periodic Review

Metode lainnya adalah metode periodic review. Metode ini memungkinkan dilakukan pemesanan persediaan bahan dalam jarak waktu yang sama. Dengan metode ini, maka jadwal pesan barang sudah terjadwal secara rutin, jadi sistem keuangan dapat memperkirakan pengeluaran yang dibutuhkan.


Setelah mengetahui seputar manajemen persediaan, maka pemahaman akan salah satu bagian penting dari perusahaan ini akan lebih bertambah. Salah satu cara untuk mempermudah prosesnya adalah dengan mengimplementasikan sistem ERP ke dalam perusahaan. Sistem ERP akan membuat berjalannya proses persediaan barang lebih mudah dan terstruktur dengan sistem yang terintegrasi. Hal ini tentu akan memperlancar proses bisnis demi kemajuan perusahaan. 

Share this post
Tags
Archive