Seiring perkembangan teknologi yang kian maju, kini banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengelola stok barang. Tidak lagi mengelola secara manual, stok barang juga bisa dikelola otomatis dengan bantuan aplikasi stok barang yang mampu membantu berjalannya operasional bisnis menjadi lebih teratur.
Dikutip dari buku Panduan Lengkap E-Commerce, Rini Tresnasari, (2024:56), dengan pengelolaan persediaan yang baik, maka dapat memastikan stok barang sesuai dengan permintaan pasar. Hal ini bisa dilakukan dengan pencatatan dan pengelolaan yang tepat, termasuk menggunakan bantuan aplikasi khusus.
5 Rekomendasi Aplikasi Stok Barang
Tidak sulit mencari aplikasi stok barang yang dapat membantu berjalannya operasional bisnis. Bagi yang tengah mencari rekomendasi aplikasi untuk digunakan, berikut adalah beberapa aplikasi untuk mengelola stok barang yang bisa dijadikan sebagai referensi.
1. Paper.id
Paper.id adalah aplikasi pengelolaan stok barang yang tidak hanya berfokus untuk mencatat persediaan, tetapi juga memiliki sejumlah fitur berguna lainnya. Mulai dari fitur invoice, pembayaran, hingga laporan keuangan tersedia di aplikasi ini. Melalui aplikasi Paper.id, maka dapat membantu mengelola stok secara otomatis serta memantau barang yang keluar dan masuk secara real-time. Dengan begitu, tidak perlu lagi melakukan cek stok secara manual.
Menariknya, aplikasi ini juga dapat mencatat setiap transaksi yang ada secara otomatis, sehingga tidak perlu memasukkan data berulang kali. Seluruh kegiatan bisnis telah terintegrasi dan memudahkan pengelolaan barang hingga pencatatan keuangan.
2. Sortly
Menghadirkan tampilan yang interaktif, Sortly merupakan aplikasi untuk mengatur stok barang yang sederhana dan mudah untuk digunakan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengelola barang di mana saja dan kapan saja melalui ponsel. Sejumlah fitur tersedia di aplikasi ini, seperti melakukan pengelolaan stok barang melalui barcoded, dapat digunakan oleh banyak pengguna melalui fitur multi-user access, notifikasi jika stok barang menipis, hingga pengiriman data melalui CSV, PDF, atau Dropbox.
Namun, untuk dapat menggunakan fitur lengkap yang tersedia di aplikasi Sortly, maka pengguna perlu membeli aplikasi versi berbayar terlebih dahulu. Sebab, versi gratis hanya memberikan sebagian kecil fitur yang ada.
3. Easy Catalogue
Dapat digunakan dengan akses internet terbatas, Easy Catalogue merupakan aplikasi yang dapat diakses secara offline untuk mengelola barang. Namun, fitur yang tersedia sangat sederhana, seperti menambahkan kategori, menambahkan informasi produk, dan mengelola barang sesuai riwayat jual beli.
Meski fitur yang ditawarkan tidak terlalu banyak, tetapi aplikasi ini dapat menjadi pilihan untuk membantu mengelola stok barang. Terlebih jika ingin mengelola stok dengan lebih efisien melalui manajemen persediaan yang sederhana. Selain itu, sistem yang integrasi juga dapat dimanfaatkan di aplikasi ini. Melalui tampilan antarmuka yang modern dan profesional, aplikasi ini juga mudah untuk digunakan.
4. Household Register
Household Register merupakan software gratis yang dapat digunakan untuk mengelola stok barang. Aplikasi ini menghadirkan fitur untuk mengkategorisasikan barang secara sederhana. Melalui tampilan software yang juga sederhana, maka memberikan kemudahan bagi pengguna yang masih pemula. Dengan begitu, dapat mempermudah pengelolaan stok barang yang ada dalam bisnis.
Namun, software ini lebih disarankan untuk bisnis kecil atau yang baru merintis. Hal ini dikarenakan fitur yang tersedia tidak terlalu banyak, sehingga tidak cocok untuk bisnis menengah dan besar, terlebih tidak mendukung adanya sistem cloud.
5. Odoo
Meski bukan aplikasi, Odoo juga memiliki software untuk membantu pengelolaan stok barang melalui software manajemen inventaris. Software ini dilengkapi dengan berbagai fitur dan dapat bekerja secara otomatis, sehingga mengelola stok barang akan jadi lebih mudah dan praktis. Beberapa fitur yang tersedia antara lain adalah scanner barcode yang cepat, laporan stok, pergerakan inventaris, hingga produksi secara real-time, serta terintegrasi dengan aplikasi lainnya seperti akuntansi, manufaktur, dan lain-lain.
Dengan fitur yang lebih kompleks, maka Odoo cocok digunakan untuk bisnis menengah dan besar. Dengan begitu, mengelola stok barang hingga integrasi data dapat tercapai melalui software satu ini.
Kelima aplikasi stok barang di atas dapat dijadikan sebagai pilihan untuk membantu mengelola persediaan dalam bisnis. Apalagi dengan hadirnya Odoo yang juga menyediakan software untuk pengelolaan barang secara otomatis untuk operasional bisnis yang berjalan lancar.