Memilih shortlisted candidate menjadi tantangan tersendiri dalam proses rekrutmen, terlebih ada banyak lamaran yang diterima. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara seleksi yang tepat, agar tidak memakan waktu dan kehilangan talenta yang dibutuhkan. Dalam proses rekrutmen, ada sejumlah alur yang wajib diikuti oleh pelamar. Dikutip dari buku Mengelola Manajemen Talenta Unggul pada Organisasi Kerja, Juanna Judith Huliselan, (2022:84), proses rekrutmen melibatkan wawancara, tes tertulis, penilaian keterampilan langsung, pemeriksaan medis, hingga pemeriksaan referensi.
Pengertian Shortlisted Candidate
Agar para pelamar dapat mengikuti alur rekrutmen yang ada di perusahaan, maka HR perlu menyeleksi shortlisted candidate yang ada terlebih dahulu. Shortlisted candidate merupakan kandidat terpilih dari banyaknya lamaran yang masuk. Kandidat ini akan lanjut mengikuti sejumlah proses rekrutmen untuk tahap penilaian lebih lanjut. Kandidat yang terpilih telah melewati tahap seleksi awal dan dianggap memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan untuk posisi tersebut.
Dengan adanya shortlisting, maka dapat membantu perusahaan untuk mempersempit jumlah pelamar. Dengan begitu perusahaan dapat melihat potensial dari setiap kandidat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Biasanya shortlisted dipilih oleh tim rekrutmen usai menilai resume maupun pengalaman kerja kandidat. Kriteria yang digunakan pun mencakup sejumlah hal, seperti persyaratan teknis, kualifikasi pendidikan, pengalaman, hingga kemampuan yang relevan dan dibutuhkan perusahaan.
Bagi pelamar yang masuk ke dalam shortlist, maka besar kemungkinan kandidat akan masuk ke dalam pertimbangan secara serius untuk menempati posisi tersebut. Namun, hal ini belum tentu menjamin penerimaan kerja. Melalui proses shortlisted, maka membantu perusahaan khususnya tim rekrutmen untuk memfokuskan sumber daya pada kandidat yang memiliki peluang terbaik. Dengan begitu, kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi tanpa membuang waktu.
Cara Mudah Memilih Shortlisted Candidate
Agar dapat memilih shortlisted candidate yang tepat, maka penting untuk mengetahui cara yang efektif. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi melalui aplikasi atau software khusus yang memiliki fitur rekrutmen. Melalui aplikasi rekrutmen tersebut, maka proses seleksi kandidat akan jauh lebih mudah. Beberapa fitur yang dapat dimanfaatkan untuk proses seleksi antara lain adalah sebagai berikut.
1. Tracking Kandidat yang Lebih Efisien
Melalui penggunaan aplikasi khusus, maka dapat membantu tracking kandidat dengan lebih efisien. Seluruh data yang diterima oleh perusahaan akan tersimpan dalam satu platform yang sama, sehingga memudahkan tim rekrutmen untuk memeriksa setiap kandidat yang ada.
2. Kustomisasi Data yang Lengkap
Melakukan kustomisasi data yang lengkap juga bisa dilakukan dengan aplikasi khusus rekrutmen. Dengan mengelompokkan setiap data sesuai kebutuhan, maka membantu manajemen shortlist untuk menentukan kandidat dengan lebih cepat.
3. Manajemen Proses Rekrutmen
Mengelola alur kegiatan untuk setiap proses rekrutmen juga bisa dilakukan melalui aplikasi khusus. Dengan begitu, manajemen proses rekrutmen dapat berjalan dengan baik dan praktis, sehingga memudahkan untuk menemukan kandidat yang tepat.
4. Kegiatan yang Terintegrasi
Seluruh kegiatan dalam proses rekrutmen dapat diatur dengan mudah melalui sistem yang terintegrasi. Pengguna dapat menghubungi pelamar, menjadwalkan wawancara, hingga mengirimkan email hanya menggunakan satu aplikasi yang sama.
5. Mengatur Dokumen
Fitur lainnya adalah hadirnya pengaturan dokumen yang membuat pengguna dapat mengelola seluruh dokumen yang ada, termasuk resume pelamar hingga kontrak karyawan. Melalui fitur ini, pengguna dapat menemukan dokumen yang dibutuhkan dengan mudah untuk mencari kandidat yang potensial.
Dengan berbagai fitur yang biasanya tersedia di aplikasi atau software khusus rekrutmen, maka proses memilih kandidat akan jadi lebih mudah. Tidak perlu dilakukan secara manual, proses seleksi dapat lebih cepat dengan sistem yang otomatis dan terintegrasi. Tim rekrutmen pun bisa mengelola seluruh lamaran yang masuk hanya melalui aplikasi tersebut. Dengan begitu, proses rekrutmen hingga memilih kandidat yang tepat dapat lebih mudah dan efektif.
Mengingat pentingnya memilih shortlisted candidate agar menemukan potensi yang sesuai kebutuhan perusahaan, maka Odoo menghadirkan software rekrutmen yang mampu membantu berjalannya proses seleksi. Beragam fitur lengkap yang tersedia dapat digunakan untuk memilih kandidat yang dibutuhkan.