Strategi Multi-Book Accounting untuk Pengelolaan Laporan Keuangan yang Efisien

January 15, 2026 by
Strategi Multi-Book Accounting untuk Pengelolaan Laporan Keuangan yang Efisien
Ayub Widiarko


Strategi multi-book accounting patut dikuasai untuk membantu pengelolaan laporan keuangan. Sebab, multi-book accounting kerap menjadi tantangan bagi banyak perusahaan, agar bisa menyajikan laporan keuangan yang tepat dan sesuai.

Laporan keuangan menyajikan informasi seputar kinerja serta posisi keuangan di perusahaan pada periode tertentu, dikutip dari buku Manajemen Keuangan, Ani Nuraini, (2025:17). Laporan ini berfungsi untuk memberikan data mengenai pendapatan dan pengeluaran, hingga penentuan penerapan strategi bisnis ke depannya.


Pengertian Strategi Multi-Book Accounting

Strategi multi-book accounting menjadi salah satu cara untuk membuat laporan keuangan yang tepat. Multi-book accounting merupakan strategi dalam akuntansi untuk pencatatan transaksi yang dilakukan secara otomatis ke beberapa buku besar sekaligus. 

Strategi ini dapat memisahkan laporan keuangan komersial dan fiskal secara otomatis. Dengan begitu maka dapat memenuhi standar pelaporan dan regulasi sesuai dengan aturan yang ada.

Multi-book accounting bekerja dengan cara satu entri jurnal dapat memicu pencatatan di sejumlah buku dengan regulasi yang berbeda. Tidak hanya sebagai strategi pembukuan ganda biasa, sistem ini mampu bekerja secara otomatis dan terintegrasi dengan minim adanya kesalahan.

Hadirnya sistem ini dapat membantu perusahaan yang memiliki kewajiban untuk pelaporan ganda, sehingga menjaga konsistensi data yang ada. Perusahaan juga dapat mematuhi aturan yang berlaku dengan pencatatan laporan keuangan yang sesuai regulasi.

Apabila proses pengelolaan laporan keuangan dilakukan secara manual, maka akan rentan terhadap adanya kesalahan manusia hingga duplikasi data. Tidak jarang perusahaan akan kesulitan melacak sumber perbedaan angka, akibat proses yang dilakukan tanpa bantuan sistem khusus.


Manfaat Strategi Multi-Book Accounting bagi Perusahaan

Menerapkan multi-book accounting sebagai strategi dalam mengelola laporan keuangan perusahaan akan mendatangkan berbagai manfaat, salah satunya efisiensi penutupan buku. Selain itu, masih ada manfaat lainnya, yakni sebagai berikut.


1. Efisiensi Proses Penutupan Buku

Melalui sistem yang bekerja secara otomatis, penerapan multi-book accounting dapat membuat proses penutupan buku menjadi lebih efektif. Dengan begitu proses closing bulanan ataupun tahunan dapat dilakukan dengan lebih cepat. 

Selain itu, perusahaan juga dapat menyajikan laporan keuangan dengan lebih cepat dan akurat. Dengan otomatisasi, maka data keuangan yang ada dapat diolah dan disajikan dengan tanpa adanya kesalahan.


2. Visibilitas Keuangan yang Real-Time

Posisi keuangan dalam perusahaan dapat dilihat dari berbagai perspektif melalui laporan yang tepat. Data keuangan dapat diakses dan dilihat secara real-time tanpa perlu menunggu laporan yang dibuat manual pada akhir bulan. 

Dengan visibilitas keuangan yang dapat diketahui secara langsung, maka tersedia data instan untuk membantu pengambilan keputusan yang tepat dan cepat. Operasional perusahaan pun dapat berjalan dengan lebih efisien.

3. Mitigasi Proses Audit

Penerapan multi-book accounting dapat menciptakan jejak audit yang jelas. Bahkan, dapat dilakukan secara terpisah untuk setiap standar laporan yang digunakan. 

Hal tersebut tentu sangat memudahkan proses audit, baik audit internal ataupun eksternal, serta pemeriksaan pajak oleh instansi terkait. Risiko denda akibat adanya kesalahan laporan pun dapat diminimalkan dan kondisi keuangan perusahaan tetap stabil.

4. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Manfaat lainnya adalah operasional dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisiensi. Melalui sistem laporan keuangan yang telah berjalan secara otomatis dan terintegrasi, maka data seputar keuangan perusahaan dapat diakses dengan mudah untuk berbagai keperluan operasional perusahaan.


Kehadiran strategi multi-book accounting patut diterapkan pada pengelolaan laporan keuangan perusahaan. Apalagi kini Odoo menyediakan sistem multi-book accounting yang dapat bekerja secara otomatis, sehingga mampu mempermudah perusahaan untuk membuat laporan keuangan yang tepat dan sesuai. 

Share this post
Tags
Archive