Strategi inventory visibility dapat diterapkan di perusahaan untuk membantu mengelola stok barang. Pasalnya, stok barang menjadi salah satu aspek penting dalam berjalannya operasional, terutama dalam kegiatan distribusi dan jual beli produk.
Dalam berjalannya operasional bisnis, tidak jarang terjadi kondisi stok barang yang mendadak habis. Sementara, di ruang penyimpanan masih ada barang lain yang belum terjual dan memakan tempat hingga menumpuk beban biaya. Biasanya hal ini terjadi ketika bisnis belum memiliki inventory visibility yang tepat.
Strategi Inventory Visibility
Sebagai langkah untuk menjaga stok barang tetap aman, maka perusahaan dapat menerapkan strategi inventory visibility, yang merupakan kemampuan untuk melacak kondisi stok secara menyeluruh. Strategi ini penting untuk diterapkan agar proses logistik dapat berjalan dengan optimal.
Melalui inventory visibility, tidak hanya memastikan stok barang aman, tetapi juga memantau secara akurat dan real-time untuk seluruh jaringan rantai pasok. Proses operasional dari produsen hingga ke tangan pelanggan pun dapat dipastikan berjalan efektif.
Kini inventory visibility dapat dilakukan secara digital dengan hadirnya sistem teknologi informasi untuk manajemen logistik. Sistem seperti ERP (Enterprise Resource Planning), CRM (Customer Relationship Management), dan SCM (Supply Chain Management) dapat membantu pengelolaan data stok barang dengan lebih efisien.
Dikutip dari buku Manajemen Logistik dalam Era Industri 4.0 dan Society 5.0, Issa Dyah Utami, dkk., (2025:54), pemanfaatan teknologi secara efektif dapat mengoptimalkan proses manajemen logistik, meningkatkan visibilitas, hingga meningkatkan efisiensi operasional. Dengan begitu proses bisnis dapat berjalan dengan efektif.
Manfaat Strategi Inventory Visibility
Penerapan inventory visibility dalam proses bisnis memiliki banyak manfaat. Adapun sejumlah manfaat yang dapat diperoleh perusahaan antara lain adalah sebagai berikut.
1. Menjaga Stok Barang dengan Optimal
Penerapan strategi untuk visibilitas inventaris mampu membantu untuk menjaga stok barang dengan lebih optimal. Hal ini dapat menyeimbangkan berbagai stok yang ada dengan akurat dan presisi.
Perusahaan pun dapat terhindar dari stockout maupun overstocking. Dengan begitu kerugian akibat stok barang yang menumpuk atau karena stok barang yang habis dapat diminimalkan. Biaya penyimpanan barang di gudang pun dapat ditekan, sehingga stok barang tetap optimal.
2. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
Banyak pelanggan yang menuntut transparansi yang jelas mengenai ketersediaan produk. Jika visibilitas inventaris berjalan baik, maka perusahaan dapat memberikan jaminan ketersediaan produk tersebut.
Hal ini dapat membangun rasa percaya dan loyalitas para pelanggan terhadap bisnis Anda. Kepuasan pelanggan pun dapat meningkat dan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan penjualan dan membuat proses bisnis semakin maju.
3. Mencegah Terjadinya Kehabisan Stok Barang
Melalui pengelolaan barang yang baik dengan inventory visibility, maka dapat mencegah terjadinya kehabisan stok barang. Visibilitas yang jelas dapat membantu menyeimbangkan stok barang di setiap titik distribusi dengan lebih akurat.
Perusahaan pun dapat terhindar dari kekecewaan pelanggan akibat stok barang yang habis secara mendadak. Dengan begitu stok barang akan selalu terjaga dan mengurangi terjadinya kerugian.
4. Meningkatkan Efisiensi Operasional Bisnis
Penerapan inventory visibility memungkinkan data mengenai lokasi barang menjadi lebih akurat, sehingga dapat memangkas waktu pencarian barang di gudang. Tidak hanya itu, proses pengambilan barang dan pemenuhan pesanan juga dapat berjalan dengan lebih cepat. Dengan meminimalkan adanya kesalahan manusia atau human error dalam rangkaian proses tersebut, maka operasional bisnis dapat berjalan dengan lebih efisien. Segala sesuatunya dapat dilakukan dengan tepat, cepat, dan akurat.
5. Mengurangi Biaya Operasional
Manfaat lainnya adalah mampu mengurangi biaya operasional. Melalui proses yang berjalan secara otomatis hingga proses pemenuhan pesanan yang berjalan lebih cepat, maka operasional akan otomatis berjalan dengan efisien, sehingga dapat menurunkan biaya logistik dan biaya operasional lainnya.
Penerapan strategi inventory visibility patut dilakukan untuk kemajuan bisnis. Apalagi kini telah hadir software inventory visibility yang dapat membantu pengelolaan stok barang, seperti Odoo yang bekerja secara otomatis dan terintegrasi dengan sistem terkini.